Pagelaran seni bertajuk Wonderful Nusantara yang diselenggarakan oleh SD Islam Al-Azhar Kelapa Gading

Pagelaran seni bertajuk Wonderful Nusantara yang diselenggarakan oleh SD Islam Al-Azhar Kelapa Gading (Alazka) Surabaya sukses digelar di Gedung Cak Durasim Surabaya, Sabtu (8/2).

Acara yang diikuti oleh siswa kelas 1 hingga 6 ini tidak hanya menampilkan keberagaman budaya Nusantara dalam bentuk seni pertunjukan, tetapi juga menyatukan berbagai elemen dalam konsep Cross Culture Collaboration (CCC) yang berhasil menarik perhatian masyarakat.

Pagelaran seni ini diinisiasi sebagai bentuk apresiasi dan pembelajaran bermakna bagi siswa terhadap budaya Indonesia serta sebagai sarana untuk melatih keberanian dan kreativitas siswa dalam berekspresi.

Melalui berbagai pertunjukan tari daerah, musik tradisional, hingga drama budaya, para siswa menampilkan kekayaan seni nusantara dengan penuh semangat dan antusiasme.

Ketua pelaksana, Reny Yanuarti, S.Pd., menyampaikan bahwa acara ini tidak hanya menjadi ajang ekspresi seni bagi siswa, tetapi juga membawa misi sosial dengan menggalang donasi untuk anak yatim dan dhuafa.

“Latihan yang sangat singkat tidak menghalangi para siswa dan bapak ibu guru untuk memberikan penampilan terbaik dalam momen ini. Terima kasih atas segala support dan kerjasama dari semua pihak yang telah terlibat di dalamnya termasuk para orang tua siswa,” ujarnya.

Dalam acara tersebut, SDI Alazka berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp 6.960.000 yang kemudian disalurkan kepada 500 anak yatim dan dhuafa sebagai bentuk kepedulian sosial.

Kepala SDI Alazka Surabaya, Zahrotul Mufidah, S.Pd., mengapresiasi antusiasme seluruh peserta dan dukungan penuh dari orang tua serta masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap anak-anak tidak hanya tumbuh menjadi generasi yang cerdas dan kreatif, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan sekitar dan orang lain” tuturnya.

Pagelaran seni Wonderful Nusantara ini menjadi bukti bahwa seni dapat menjadi wadah untuk mempererat persatuan dalam keberagaman budaya serta menumbuhkan rasa empati sosial sejak dini.

“SDI Alazka Surabaya semakin mengukuhkan diri sebagai sekolah yang tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pada pengembangan karakter dan nilai-nilai kebangsaan sesuai dengan program yang dicanangkan pemerintah yakni pendidikan karakter yang dikemas dalam kegiatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5),” pungkas Zahrotul.

Facebook
Twitter
Email
Print

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *